Monday, May 4, 2009

Bila bunga sekuntum


Period pain mengganggu emosi dan tubuh aku sepanjang shooting di Pahang minggu lepas. Tapi untung menjadi hanya sekuntum bunga di antara beberapa ekor kumbang. Selalu di lindungi. Di tatang bagai minyak yang penuh. Aku tidak dibenarkan mengangkat barang-barang langsung. Aku berdiri, di suakan kerusi. Setiap kali pegang perut, semua datang kerumun, tanya itu dan ini. Concern betul. Rasanya aku makan pun, mahu di suapkan. Tapi aku tak ambil kesempatan. Sebab mereka semua kumbang-kumbang yang dah bertelur. Juga sudah ada permaisuri. Aku mencari yang bertelur juga, tapi yang belum ada permaisuri. 

3 comments:

  1. faz, demikian beruntungnya menjadi bunga... selalu menjadi tumpuan sang kumbang. kalau sudi dan mau mencari, ini sang kumbang yang bertelur dan masih belum ada permaisuri... itu pun kalau boleh menjadi permaisuri kedua! kadang-kadang perlu juga mengalami nikmat menjadi yang kedua.

    ReplyDelete
  2. edolah,
    saya selalu nak jd yg pertama dan terakhir. hehe

    ReplyDelete